Beranda / Produk / Alat Laboratorium Uji Tanah / Sondir 2.5 Ton JS-201
Sondir 2.5 Ton JS-201

Sondir 2.5 Ton JS-201

Sondir 2.5 Ton JS-201 atau Dutch Cone Penetrometer merupakan alat uji penetrasi tanah mekanis yang digunakan untuk memperoleh data ketahanan tanah melalui cone resistance dan friction resistance. Dengan kapasitas tekan 2,5 ton serta komponen cone, friction cone, sounding rod, plunger rod, adaptor, anchor, dan manometer, alat ini dirancang untuk mendukung pekerjaan investigasi geoteknik di lapangan. Kami menyediakan alat ini dengan spesifikasi seperti di bawah:

Indra Jaya Tektona menyediakan Sondir 2.5 Ton JS-201 untuk kebutuhan pengujian tanah pada pekerjaan fondasi, konstruksi, infrastruktur, laboratorium geoteknik, pendidikan, dan penelitian.

Spesifikasi Sondir 2.5 Ton JS-201

KomponenSpesifikasi
JS-201 Press-In ApparatusBaja, manual, kapasitas 2,5 ton, 1 set
JS-202 A Sounding RodBaja mesin, diameter luar 36 mm, panjang efektif 1 m, tapered thread, 20 pcs
JS-203 Plunger RodBaja bulat, diameter 15 mm, panjang 1 m, 20 pcs
JS-204 AdaptorPush adaptor dan pull adaptor, masing-masing 1 pc
JS-205 Spiral AnchorBaja mesin, panjang 1,5 m, 4 pcs
JS-206 Mantel ConeBaja presisi, sudut 60°, diameter 35,7 mm, 1 pc
JS-207 Friction ConeBaja presisi dengan friction jacket, sudut 60°, diameter 35,7 mm, 1 pc
JG-671 ManometerKapasitas 60 kg/cm²
JG-673 ManometerKapasitas 250 kg/cm²
Kapasitas Press-In2,5 ton
SistemManual

Kelengkapan komponen membuat JS-201 dapat dipersiapkan sebagai satu set untuk pekerjaan sounding tanah di lapangan. Spesifikasi aktual setiap komponen tetap menjadi acuan utama saat pengadaan, terutama untuk kebutuhan proyek yang memiliki persyaratan teknis tertentu.

Apa Itu Sondir 2.5 Ton?

Sondir merupakan metode pengujian penetrasi tanah dengan mendorong ujung penetrometer ke dalam tanah secara bertahap untuk mengetahui respons tanah terhadap penetrasi. Dalam terminologi internasional, metode ini dikenal sebagai Cone Penetration Test atau CPT. ASTM D3441 secara khusus membahas mechanical cone penetration testing of soils.

Pada sistem mekanis, cone penetrometer memberikan informasi mengenai tahanan pada ujung cone. Penggunaan friction sleeve juga memungkinkan pengukuran tahanan gesek sepanjang bagian sleeve. Data tersebut dapat digunakan untuk membantu memahami perubahan lapisan tanah, kondisi bawah permukaan, serta karakteristik teknis tanah melalui korelasi dan interpretasi yang sesuai.

Karena itu, sondir bukan sekadar alat untuk mengetahui apakah tanah keras atau lunak. Data hasil pengujian dapat menjadi bagian dari investigasi geoteknik sebelum pekerjaan konstruksi dilaksanakan.

Fungsi Sondir 2.5 Ton dalam Investigasi Tanah

Sondir 2.5 Ton JS-201 digunakan untuk memperoleh data penetrasi tanah secara langsung di lokasi pengujian. Informasi tersebut kemudian dapat diolah dan diinterpretasikan oleh tenaga yang kompeten sesuai tujuan investigasi.

Beberapa fungsi pengujian sondir meliputi:

  • Mengidentifikasi perubahan tahanan tanah terhadap penetrasi berdasarkan kedalaman.
  • Memperoleh data cone resistance pada lapisan tanah yang diuji.
  • Mengukur friction resistance menggunakan friction cone.
  • Membantu mengenali perubahan atau batas antar lapisan tanah.
  • Mendukung investigasi kondisi tanah untuk pekerjaan fondasi.
  • Menjadi data pendukung dalam analisis geoteknik dan perencanaan konstruksi.
  • Mendukung pekerjaan survei tanah pada proyek jalan, bangunan, kawasan industri, dan infrastruktur.

ASTM menyebutkan bahwa data cone resistance berguna untuk mengevaluasi stratigrafi, homogenitas, kedalaman lapisan yang lebih keras, rongga atau diskontinuitas tertentu. Data tersebut juga dapat digunakan untuk membantu evaluasi sifat teknis tanah melalui korelasi yang sesuai.

Komponen Penting Sondir 2.5 Ton JS-201

Press-In Apparatus

JS-201 merupakan rangka utama untuk memberikan gaya tekan pada rangkaian batang sondir. Kapasitas alat sebesar 2,5 ton menjadi salah satu spesifikasi utama yang perlu diperhatikan ketika memilih alat sondir untuk kebutuhan lapangan.

Sounding Rod

Sounding rod berfungsi sebagai rangkaian batang yang meneruskan gerakan penetrasi menuju cone. JS-202 menggunakan batang baja mesin dengan diameter luar 36 mm dan panjang efektif 1 meter per batang.

Dengan jumlah 20 batang, rangkaian sounding rod dapat disesuaikan dengan kedalaman pengujian selama kondisi lapangan dan prosedur kerja memungkinkan.

Plunger Rod

Plunger rod merupakan batang bagian dalam yang bekerja bersama sistem cone mekanis. Komponen JS-203 menggunakan baja bulat berdiameter 15 mm dengan panjang 1 meter.

Mantel Cone dan Friction Cone

Mantel cone serta friction cone menjadi bagian yang bersentuhan langsung dengan tanah selama proses penetrasi.

JS-206 menggunakan cone dengan sudut 60° dan diameter 35,7 mm. JS-207 juga memiliki sudut 60° dan diameter 35,7 mm serta dilengkapi friction jacket.

Kedua komponen tersebut memiliki fungsi pengukuran yang berbeda dalam sistem sondir mekanis. Karena itu, pemasangan dan pengoperasiannya perlu mengikuti konfigurasi alat serta metode pengujian yang digunakan.

Spiral Anchor

Spiral anchor berfungsi membantu menjaga posisi rangka alat tetap stabil selama proses penekanan. JS-205 menggunakan empat buah spiral anchor berbahan baja mesin dengan panjang 1,5 meter.

Manometer

JS-201 dilengkapi manometer dengan kapasitas 60 kg/cm² dan 250 kg/cm². Manometer digunakan untuk membaca tekanan pada sistem selama proses pengujian.

Cara Kerja Sondir 2.5 Ton

Prinsip kerja alat ini dimulai dengan menempatkan rangka sondir pada titik pengujian. Anchor dipasang untuk membantu menjaga kestabilan rangka, kemudian rangkaian cone dan batang sondir disiapkan.

Proses pengujian secara garis besar berlangsung sebagai berikut:

  1. Tentukan titik pengujian sesuai rencana investigasi tanah.
  2. Tempatkan press-in apparatus dan pastikan rangka berada dalam posisi stabil.
  3. Pasang spiral anchor untuk membantu menahan rangka selama penetrasi.
  4. Rangkai cone, sounding rod, dan komponen penunjang sesuai konfigurasi alat.
  5. Dorong cone ke dalam tanah menggunakan mekanisme press-in.
  6. Lakukan penetrasi secara bertahap sesuai prosedur pengujian.
  7. Catat nilai tahanan penetrasi berdasarkan kedalaman.
  8. Gunakan friction cone ketika pengukuran tahanan gesek diperlukan.
  9. Tambahkan sounding rod sesuai kebutuhan kedalaman pengujian.
  10. Dokumentasikan data hasil pengujian untuk proses interpretasi geoteknik.

Pengujian mekanis perlu dilakukan dengan kecepatan dan prosedur yang sesuai dengan metode yang digunakan. ASTM D3441-25 sendiri mensyaratkan penetrasi cone mekanis ke tanah bawah permukaan pada laju yang terkontrol dan membahas pengukuran tahanan gesek sleeve pada konfigurasi yang sesuai.

Data yang Diperoleh dari Pengujian Sondir

Sondir menghasilkan data yang berkaitan dengan respons tanah terhadap penetrasi cone. Dua parameter penting dalam pengujian ini adalah cone resistance dan friction resistance.

Cone Resistance

Cone resistance menunjukkan tahanan yang diterima ujung cone ketika menembus tanah. Perubahan nilainya terhadap kedalaman memberikan gambaran mengenai perubahan kondisi lapisan tanah.

Friction Resistance

Friction resistance merupakan tahanan gesek yang bekerja pada sleeve atau friction cone selama penetrasi. Parameter ini dapat memberikan informasi tambahan untuk interpretasi karakter tanah.

Kedua parameter tersebut tidak boleh dibaca secara terpisah dari konteks investigasi. Jenis tanah, kondisi lapangan, konfigurasi alat, prosedur pengujian, serta metode interpretasi dapat memengaruhi cara data digunakan dalam analisis.

Kegunaan Data Sondir untuk Pekerjaan Fondasi

Data sondir dapat menjadi salah satu input dalam investigasi geoteknik sebelum desain dan pelaksanaan fondasi. Informasi perubahan tahanan tanah berdasarkan kedalaman membantu engineer memahami kondisi bawah permukaan pada titik pengujian.

Dalam praktiknya, data sondir dapat digunakan bersama informasi geoteknik lainnya untuk membantu:

  • Mengevaluasi kondisi lapisan tanah.
  • Mengidentifikasi kedalaman lapisan yang memiliki tahanan lebih tinggi.
  • Mendukung pemilihan dan evaluasi sistem fondasi.
  • Membantu analisis daya dukung melalui metode korelasi yang sesuai.
  • Menjadi data pendukung perencanaan pekerjaan tanah dan fondasi.

ASTM menjelaskan bahwa hasil cone penetration testing dapat digunakan untuk mendukung desain dan konstruksi pekerjaan tanah serta fondasi, tetapi interpretasi sifat teknis tanah membutuhkan korelasi yang sesuai dengan kondisi lokasi.

Dengan demikian, hasil sondir bukan angka yang dapat langsung diterjemahkan menjadi kapasitas fondasi tanpa analisis. Data perlu dibaca oleh tenaga geoteknik yang memahami kondisi tanah dan kebutuhan desain proyek.

Kelebihan Sondir 2.5 Ton JS-201

Sondir 2.5 Ton JS-201 memiliki konfigurasi yang mendukung pekerjaan pengujian tanah mekanis di lapangan.

Beberapa keunggulan dari sisi spesifikasi meliputi:

  • Kapasitas tekan 2,5 ton untuk sistem press-in manual.
  • Cone dan friction cone untuk memperoleh parameter tahanan penetrasi yang relevan.
  • Sounding rod 20 batang dengan panjang efektif 1 meter per batang.
  • Plunger rod 20 batang dengan panjang 1 meter.
  • Spiral anchor 4 buah untuk membantu stabilitas rangka alat.
  • Dua pilihan kapasitas manometer 60 kg/cm² dan 250 kg/cm².
  • Komponen berbahan baja yang dirancang untuk kebutuhan pekerjaan lapangan.
  • Sistem manual yang tidak bergantung pada sumber listrik selama pengoperasian mekanisnya.

Standar ASTM D3441 untuk Pengujian Sondir

Sondir mekanis berkaitan dengan ASTM D3441, yaitu standar Standard Test Method for Mechanical Cone Penetration Testing of Soils. Versi aktif yang tercantum pada ASTM saat ini adalah ASTM D3441-25.

Standar tersebut mencakup pengujian tahanan cone ketika penetrometer mekanis didorong ke dalam tanah bawah permukaan. Pengukuran tahanan gesek cylindrical sleeve juga termasuk dalam ruang lingkup metode tersebut.

Perlu diperhatikan bahwa pencantuman ASTM D3441 tidak berarti setiap hasil pengujian otomatis memenuhi seluruh persyaratan standar. Kualitas data juga dipengaruhi oleh kompetensi personel, kesesuaian peralatan dan fasilitas, kondisi lokasi, serta penerapan prosedur pengujian yang benar. ASTM sendiri menekankan faktor-faktor tersebut dalam penggunaan metode ini.

Karena itu, spesifikasi alat, prosedur lapangan, kalibrasi atau pemeriksaan alat, pencatatan data, serta interpretasi hasil perlu dipastikan sesuai kebutuhan proyek.

Aplikasi Sondir 2.5 Ton

Sondir 2.5 Ton JS-201 dapat digunakan untuk berbagai kegiatan investigasi tanah yang membutuhkan pengujian penetrasi mekanis.

Aplikasinya meliputi:

  • Investigasi geoteknik.
  • Studi kondisi tanah untuk fondasi.
  • Pekerjaan konstruksi gedung.
  • Proyek perumahan.
  • Pekerjaan jalan dan infrastruktur.
  • Kawasan industri.
  • Survei kondisi tanah sebelum pembangunan.
  • Praktikum teknik sipil dan geoteknik.
  • Penelitian mekanika tanah.
  • Kegiatan pengujian lapangan oleh konsultan dan kontraktor.

Siapa yang Membutuhkan Sondir 2.5 Ton?

Alat ini relevan bagi pihak yang melakukan pekerjaan investigasi tanah secara langsung, terutama:

  • Laboratorium dan perusahaan jasa pengujian geoteknik.
  • Konsultan geoteknik.
  • Kontraktor konstruksi.
  • Konsultan perencana fondasi.
  • Laboratorium teknik sipil.
  • Universitas dan institusi pendidikan teknik.
  • Lembaga penelitian bidang geoteknik.
  • Perusahaan yang membutuhkan peralatan investigasi tanah untuk proyek internal.

Pertimbangan Sebelum Membeli Sondir 2.5 Ton

Pemilihan alat sondir perlu disesuaikan dengan metode pengujian dan karakter pekerjaan yang akan dilakukan. Jangan hanya melihat kapasitas tekan 2,5 ton.

Periksa beberapa hal berikut sebelum melakukan pengadaan:

  • Metode dan standar pengujian yang digunakan.
  • Kapasitas alat terhadap kondisi tanah yang akan diuji.
  • Kelengkapan cone dan friction cone.
  • Jumlah serta panjang sounding rod.
  • Kapasitas manometer.
  • Kebutuhan anchor untuk stabilitas alat.
  • Ketersediaan komponen pengganti.
  • Kebutuhan pemeriksaan dan kalibrasi peralatan.
  • Persyaratan teknis yang ditetapkan dalam dokumen proyek.

Pemeriksaan tersebut penting agar alat yang dibeli benar-benar sesuai dengan prosedur investigasi yang akan dijalankan.

Harga Sondir 2.5 Ton JS-201

Harga Sondir 2.5 Ton JS-201 dapat berbeda berdasarkan ketersediaan produk, kebutuhan jumlah unit, kelengkapan pengadaan, serta lokasi pengiriman.

Untuk mendapatkan harga yang sesuai kebutuhan proyek, Anda dapat menghubungi Indra Jaya Tektona dan menyampaikan jumlah unit, lokasi pengiriman, serta kebutuhan spesifikasi alat.

Kami dapat membantu memberikan informasi mengenai harga, ketersediaan Sondir 2.5 Ton JS-201, kelengkapan produk, dan kebutuhan pengadaan alat uji tanah lainnya.

Jual Sondir 2.5 Ton JS-201

Indra Jaya Tektona menyediakan Sondir 2.5 Ton JS-201 untuk kebutuhan investigasi geoteknik dan pengujian penetrasi tanah di lapangan.

Dengan kapasitas press-in 2,5 ton, sounding rod, plunger rod, mantle cone, friction cone, spiral anchor, adaptor, dan manometer, konfigurasi alat ini disiapkan untuk mendukung pekerjaan sondir mekanis sesuai kebutuhan pengujian.

Jika Anda sedang mencari jual Sondir 2.5 Ton, hubungi Indra Jaya Tektona untuk mendapatkan informasi harga, spesifikasi lengkap, ketersediaan stok, dan penawaran pengadaan sesuai kebutuhan proyek.

Butuh alat uji tanah untuk proyek Anda? Hubungi Indra Jaya Tektona untuk mendapatkan penawaran Sondir 2.5 Ton JS-201.

Lihat Produk Kami Lainnya

You cannot copy content of this page

Hubungi Kami