Indra Jaya Tektona menyediakan Shrinkage Limit Test Set JS-320 untuk kebutuhan laboratorium geoteknik, laboratorium teknik sipil, perguruan tinggi, lembaga penelitian, konsultan, serta pekerjaan pengujian tanah pada proyek konstruksi.
Pesan Shrinkage Limit Test Set JS-320 untuk mendapatkan informasi harga, ketersediaan stok, spesifikasi, dan kebutuhan pengadaan alat laboratorium teknik sipil.
Spesifikasi Shrinkage Limit Test Set JS-320
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| JS-321 Prong Plate | Plastik keras 1,6 mm, ukuran 76,2 mm, 3 jarum stainless steel Ø 0,8 mm, tinggi 3,2 mm |
| JS-322 Monel Shrinkage Dish | Ø 44,4 mm, tinggi 12,7 mm |
| JS-323 Cristalizing Dish | Bahan kaca |
| JS-323.1 Dish Glass | Ø 57,2 mm, tinggi ±12,7 mm |
| JS-323.2 Overflow Dish | Ø 9 cm |
| JS-324 Mercury | 1 kg/botol |
| JG-396 Glass Plate | Kaca tebal 10 mm, ukuran 30 x 30 cm |
| JG-390 Thin Box | 12 pcs |
| JG-402 Graduated Cylinder | Kapasitas 100 ml |
| JG-501 Porcelain Dish | Ø 5 cm, kapasitas 350 ml |
| JG-820 Spatula | Panjang bilah 150 mm |
| JG-825 Scraper | Lebar bilah 100 mm |
| Dimensi Set | 10 x 10 x 30 cm |
Apa Itu Shrinkage Limit Test?
Shrinkage limit test adalah pengujian untuk menentukan kadar air pada kondisi ketika pengurangan kadar air lebih lanjut tidak lagi menyebabkan penurunan volume tanah. Parameter ini berkaitan dengan perubahan volume tanah berbutir halus selama proses pengeringan.
ASTM menjelaskan shrinkage limit sebagai bagian dari karakteristik konsistensi tanah kohesif. Bersama liquid limit dan plastic limit, parameter tersebut termasuk dalam kelompok Atterberg limits. Data shrinkage test juga dapat digunakan untuk menentukan shrinkage ratio, volumetric shrinkage, dan linear shrinkage sesuai metode yang digunakan.
Pengujian ini terutama berkaitan dengan tanah kohesif dan fraksi tanah yang melewati saringan No. 40 atau 425 µm pada metode yang menjadi acuannya. Karena itu, hasil pengujian perlu dibaca sesuai jenis sampel dan metode laboratorium yang digunakan.
Fungsi Shrinkage Limit Test Set JS-320
Shrinkage Limit Test Set digunakan untuk membantu menentukan karakteristik penyusutan tanah ketika kadar air dikurangi selama proses pengeringan.
Data pengujian dapat digunakan untuk memahami potensi perubahan volume dan kecenderungan terbentuknya retakan pada pekerjaan tanah yang melibatkan tanah kohesif. FHWA juga menjelaskan bahwa shrinkage limit dapat digunakan untuk mengevaluasi potensi penyusutan, perkembangan retak, dan swelling pada earthwork yang melibatkan tanah kohesif.
Dalam praktik laboratorium, set ini mendukung kebutuhan seperti:
- Persiapan pengujian shrinkage limit.
- Pengukuran perubahan volume sampel tanah.
- Penentuan shrinkage limit.
- Penentuan shrinkage ratio.
- Perhitungan volumetric shrinkage.
- Perhitungan linear shrinkage sesuai metode yang digunakan.
- Praktikum mekanika tanah.
- Penelitian karakteristik tanah kohesif.
- Pemeriksaan sifat fisik tanah untuk kebutuhan geoteknik.
Hubungan Shrinkage Limit dengan Atterberg Limits
Shrinkage limit merupakan salah satu parameter dalam Atterberg limits, bersama liquid limit dan plastic limit.
Ketiga parameter tersebut digunakan untuk menggambarkan perubahan konsistensi tanah kohesif terhadap kadar air. Liquid limit berkaitan dengan batas antara kondisi cair dan plastis, plastic limit berkaitan dengan batas antara kondisi plastis dan semi padat, sedangkan shrinkage limit menunjukkan kadar air ketika pengurangan kadar air lebih lanjut tidak menyebabkan perubahan volume tanah.
Karena karakter yang diukur berbeda, pengujian shrinkage limit tidak menggantikan pengujian liquid limit atau plastic limit. Laboratorium yang membutuhkan data Atterberg limits secara lengkap perlu menjalankan metode pengujian yang sesuai dengan ruang lingkup pekerjaannya.
Komponen Shrinkage Limit Test Set JS-320
JS-320 disediakan dalam satu set dengan beberapa komponen yang mendukung persiapan dan pelaksanaan pengujian.
Prong Plate JS-321
Prong plate digunakan sebagai salah satu komponen dalam proses pengukuran pada pengujian shrinkage. Komponen ini memiliki tiga jarum stainless steel dengan diameter 0,8 mm.
Monel Shrinkage Dish JS-322
Monel shrinkage dish menjadi wadah utama untuk membentuk sampel tanah sebelum proses pengeringan dan pengukuran perubahan volume.
Cristalizing Dish dan Dish Glass
Komponen berbahan kaca digunakan sebagai bagian dari perlengkapan pengujian dan penanganan sampel sesuai metode yang diterapkan laboratorium.
Overflow Dish JS-323.2
Overflow dish digunakan dalam rangkaian pengukuran volume pada metode pengujian yang membutuhkan perpindahan atau pengukuran volume melalui media cair.
Glass Plate JG-396
Glass plate memiliki ketebalan 10 mm dengan ukuran 30 x 30 cm. Permukaan kaca menyediakan area kerja untuk persiapan dan penanganan sampel.
Thin Box JG-390
Thin box tersedia sebanyak 12 pcs untuk mendukung penanganan atau penyimpanan sampel sesuai kebutuhan proses pengujian laboratorium.
Graduated Cylinder JG-402
Graduated cylinder berkapasitas 100 ml digunakan untuk pengukuran volume cairan dalam rangkaian pekerjaan laboratorium.
Porcelain Dish, Spatula, dan Scraper
Porcelain dish, spatula, dan scraper berfungsi sebagai perlengkapan pendukung dalam persiapan serta penanganan material tanah.
Cara Kerja Shrinkage Limit Test
Prinsip dasar pengujian shrinkage limit adalah mengamati hubungan antara kadar air dan perubahan volume sampel tanah selama pengeringan.
Secara sederhana, prosesnya melibatkan persiapan sampel tanah, penempatan sampel pada shrinkage dish, pengeringan hingga kondisi yang ditentukan metode, kemudian pengukuran volume sampel sebelum dan sesudah pengeringan.
Untuk metode yang menggunakan pendekatan mercury displacement seperti ASTM D427 lama, volume sampel kering ditentukan menggunakan merkuri. ASTM mencatat bahwa metode D427 tersebut menggunakan merkuri yang merupakan bahan berbahaya. ASTM juga menyatakan bahwa D4943 merupakan alternatif yang tidak menggunakan merkuri.
Karena itu, penggunaan JS-320 perlu mengikuti SOP laboratorium, regulasi keselamatan bahan kimia, serta standar pengujian yang secara resmi ditetapkan untuk proyek atau institusi pengguna. Jangan menjadikan label ASTM D427 pada katalog lama sebagai bukti bahwa metode tersebut masih merupakan standar ASTM aktif.
Perhitungan yang Berkaitan dengan Shrinkage Test
Data dari pengujian shrinkage dapat digunakan untuk memperoleh beberapa parameter karakteristik penyusutan tanah.
Shrinkage Limit
Shrinkage limit menyatakan kadar air pada kondisi ketika pengurangan kadar air berikutnya tidak menyebabkan penurunan volume tanah. Parameter ini dinyatakan sebagai kadar air dalam persen.
Shrinkage Ratio
Shrinkage ratio menggambarkan hubungan antara perubahan volume dan kadar air pada kondisi pengujian yang ditentukan oleh metode.
Volumetric Shrinkage
Volumetric shrinkage digunakan untuk menggambarkan perubahan volume tanah ketika kadar air berkurang dari kondisi tertentu menuju shrinkage limit.
Linear Shrinkage
Linear shrinkage menggambarkan perubahan dimensi linear akibat proses pengeringan dan dapat dihitung dari data pengujian sesuai metode yang digunakan.
AASHTO T 92 dalam dokumen historisnya mencakup data untuk menentukan shrinkage limit, shrinkage ratio, volumetric change, dan lineal shrinkage. Namun, status T 92 yang tersedia dalam katalog standar tercatat tidak aktif, sehingga laboratorium perlu memastikan standar yang dipersyaratkan oleh proyek sebelum menggunakan metode tersebut.
Standar Pengujian Shrinkage Limit
Produk JS-320 pada spesifikasi awal dipasarkan dengan acuan ASTM D-427 dan AASHTO T-92. Kedua penamaan tersebut perlu dipahami berdasarkan status standarnya.
ASTM D427 merupakan metode Shrinkage Factors of Soils by the Mercury Method yang telah withdrawn sejak 2008. ASTM saat ini mencantumkan ASTM D4943-18(2024) untuk metode shrinkage factors of cohesive soils by water submersion, dan halaman standar ASTM juga menunjukkan D4943-25 sebagai versi aktif.
AASHTO T 92 juga tercatat sebagai metode yang tidak aktif dalam sumber standar yang tersedia.
Artinya, spesifikasi alat dan metode pengujian harus dicocokkan terlebih dahulu dengan standar yang dipersyaratkan laboratorium, proyek, atau instansi pengguna. Kelengkapan alat tidak dengan sendirinya membuat hasil pengujian memenuhi standar tertentu.
Penggunaan Mercury pada Shrinkage Limit Test
JS-320 pada spesifikasinya mencantumkan mercury sebanyak 1 kg/botol karena konfigurasi alat ini berkaitan dengan metode pengukuran shrinkage factors menggunakan merkuri.
Bagian ini membutuhkan perhatian khusus. Merkuri merupakan bahan berbahaya sehingga penyimpanan, penggunaan, tumpahan, pembuangan, dan pengelolaannya harus mengikuti prosedur keselamatan dan ketentuan yang berlaku. ASTM sendiri memberikan peringatan mengenai bahaya kesehatan dan pengelolaan merkuri pada metode D427.
Untuk laboratorium yang tidak mengizinkan penggunaan merkuri, metode alternatif yang tidak menggunakan merkuri perlu dipertimbangkan. ASTM D4943 merupakan salah satu metode aktif yang menggunakan teknik water submersion untuk menentukan shrinkage factors pada tanah kohesif.
Aplikasi Shrinkage Limit Test Set JS-320
Shrinkage Limit Test Set dapat digunakan untuk kebutuhan pengujian dan pembelajaran yang berkaitan dengan karakteristik penyusutan tanah.
Penggunaannya mencakup:
- Laboratorium mekanika tanah.
- Laboratorium geoteknik.
- Laboratorium teknik sipil.
- Konsultan geoteknik.
- Kontraktor pekerjaan tanah.
- Universitas dan perguruan tinggi.
- Politeknik dan sekolah vokasi teknik.
- Lembaga penelitian.
- Praktikum karakteristik fisik tanah.
- Penelitian tanah kohesif.
- Pengujian pendukung pekerjaan konstruksi dan earthwork.
Untuk pekerjaan proyek, parameter shrinkage limit dapat menjadi data tambahan ketika karakteristik perubahan volume tanah perlu diperiksa. FHWA menjelaskan bahwa shrinkage limit lebih berkaitan dengan evaluasi perubahan volume pada tanah kohesif dan potensi penyusutan atau retak.
Kelebihan Shrinkage Limit Test Set JS-320
Komponen Pengujian Lebih Lengkap
JS-320 menggabungkan shrinkage dish, prong plate, glass plate, graduated cylinder, dish, spatula, scraper, dan komponen pendukung lain dalam satu set.
Mendukung Pengujian Batas Susut Tanah
Konfigurasi komponen dirancang untuk mendukung rangkaian pekerjaan pengujian shrinkage limit dan shrinkage factors pada laboratorium mekanika tanah.
Cocok untuk Laboratorium dan Pendidikan
Set ini dapat digunakan sebagai perlengkapan laboratorium teknik sipil maupun sarana praktikum mahasiswa yang mempelajari mekanika tanah dan Atterberg limits.
Spesifikasi Komponen Jelas
Setiap komponen memiliki kode dan ukuran yang dapat digunakan sebagai acuan saat melakukan pemeriksaan kelengkapan barang sebelum pengadaan.
Siapa yang Membutuhkan Shrinkage Limit Test Set?
Alat ini relevan untuk laboratorium yang memang membutuhkan pengujian shrinkage limit atau shrinkage factors sebagai bagian dari ruang lingkup pengujiannya.
Pengadaan dapat dilakukan oleh:
- Laboratorium pengujian tanah.
- Laboratorium geoteknik.
- Laboratorium universitas.
- Konsultan teknik sipil dan geoteknik.
- Kontraktor konstruksi.
- Institusi penelitian.
- Lembaga pendidikan teknik.
- Instansi yang membutuhkan pengadaan peralatan laboratorium tanah.
Sebelum membeli, pastikan metode pengujian yang digunakan laboratorium sesuai dengan konfigurasi alat yang akan dipesan, terutama karena JS-320 pada spesifikasinya menggunakan komponen merkuri.
Harga Shrinkage Limit Test Set JS-320
Harga Shrinkage Limit Test Set JS-320 dapat berbeda berdasarkan ketersediaan produk, jumlah pengadaan, lokasi pengiriman, serta kebutuhan dokumen pengadaan.
Untuk mendapatkan harga terbaru, tanyakan langsung kepada tim Indra Jaya Tektona dengan menyampaikan jumlah unit dan lokasi pengiriman. Kami dapat membantu memberikan informasi mengenai harga, stok, spesifikasi, dan kebutuhan pengadaan alat laboratorium teknik sipil.
Beli Shrinkage Limit Test Set JS-320 di Indra Jaya Tektona
Indra Jaya Tektona menyediakan Shrinkage Limit Test Set JS-320 untuk kebutuhan laboratorium teknik sipil, mekanika tanah, geoteknik, pendidikan, dan penelitian.
Kami menyediakan informasi produk berdasarkan spesifikasi komponen yang jelas sehingga tim pengadaan dapat memeriksa kebutuhan alat sebelum melakukan pemesanan.
Hubungi Indra Jaya Tektona untuk mendapatkan informasi harga Shrinkage Limit Test Set JS-320, ketersediaan produk, spesifikasi lengkap, serta kebutuhan pengadaan alat laboratorium teknik sipil lainnya.
Pertanyaan Umum tentang Shrinkage Limit Test Set
Apa fungsi Shrinkage Limit Test Set?
Shrinkage Limit Test Set digunakan untuk membantu pengujian batas susut dan karakteristik penyusutan tanah. Data pengujian dapat digunakan untuk menentukan shrinkage limit serta parameter penyusutan lain sesuai metode yang diterapkan.
Apa yang dimaksud shrinkage limit?
Shrinkage limit adalah kadar air pada kondisi ketika pengurangan kadar air lebih lanjut tidak menyebabkan penurunan volume tanah. Parameter ini berkaitan dengan perilaku penyusutan tanah kohesif.
Apa hubungan shrinkage limit dengan Atterberg limits?
Shrinkage limit merupakan salah satu Atterberg limits bersama liquid limit dan plastic limit. Ketiganya menggambarkan batas perubahan konsistensi tanah terhadap kadar air.
Apakah JS-320 menggunakan merkuri?
Ya. Spesifikasi JS-320 yang digunakan pada produk ini mencantumkan mercury sebanyak 1 kg/botol. Penggunaannya harus mengikuti prosedur keselamatan laboratorium dan ketentuan pengelolaan bahan berbahaya.
Apakah ASTM D427 masih menjadi standar ASTM aktif?
Tidak. ASTM D427 merupakan metode shrinkage factors dengan mercury yang telah withdrawn. ASTM saat ini mencantumkan D4943 sebagai standar aktif untuk shrinkage factors of cohesive soils menggunakan water submersion.
Apakah Shrinkage Limit Test sama dengan Plastic Limit Test?
Tidak. Plastic limit menentukan kadar air pada batas antara kondisi plastis dan semi padat, sedangkan shrinkage limit menentukan kadar air ketika pengurangan kadar air lebih lanjut tidak lagi menyebabkan penurunan volume tanah. Keduanya merupakan parameter berbeda dalam Atterberg limits.






